Rabu, 17 Mei 2017

Sektor Aneka Industri Turun 2%, IHSG Terpuruk ke 5.624

IHSG mengambil jeda dengan 132 saham menguat | Lowongan Kerja PT Bestprofit Bandung

Lowongan kerja pt bestprofit bandung

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp900 ke Rp14.900, saham PT Indofood Tbk (INDF) naik Rp200 ke Rp8.325, dan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp100 ke Rp6.800. Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp700 menjadi Rp65.250, saham PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp50 menjadi Rp3.550, dan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp50 menjadi Rp3.220.

Dibuka sempat bergerak di zona hijau, pada jeda perdagangan hari ini pasar saham Indonesia ditutup terkoreksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 22 poin atau 0,39% ke 5.624. IHSG mengambil jeda dengan 132 saham menguat, 163 saham melemah dan 100 saham stagnan. Siang ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp3,47 triliun dari 4,26 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 5,3 poin atau 0,56% ke 936, Jakarta Islamic Index (JII) turun 6 poin atau 0,83% ke 720, indeks IDX30 melemah 3 poin atau 0,6% menjadi 511, dan indeks MNC36 turun 1,9 poin atau 0,59% ke 323. Sektor aneka industri turun paling dalam sebesar 2%, disusul sektor tambang sebesar 1,4%. Hanya sektor industri dasar yang masih mampu menguat sebesar 0,17%. 

Dana Asing Mulai Keluar dari Pasar Saham, IHSG Terpangkas 22 Poin | Lowongan kerja pt bestprofit bandung

Delapan dari 10 indeks sektoral melemah. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 2,06 persen disusul sektor tambang 1,41 persen.Sebanyak 132 saham naik, 163 saham turun, dan 100 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 161.792 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 4,270 miliar saham senilai Rp 3,474 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 19,685 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.152,865 triliun.

Saham-saham penekan indeks siang ini di antaranya Medco Energy (MEDC) turun 130 poin (4,73 persen) ke Rp 2.620, Adaro Energy (ADRO) turun 50 poin (3,41 persen) ke Rp 1.415, Astra International (ASII) turun 225 poin (2,62 persen) ke Rp 8.375, dan United Tractors (UNTR) turun 600 poin (2,52 persen) ke Rp 23.225.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah menutup perdagangan siang ini. Dana asing mulai keluar dari pasar modal Indonesia meskipun nilainya belum banyak.Pada perdagangan sesi I, Rabu (17/5), IHSG ditutup terpangkas 22,053 poin (0,39 persen) ke 5.624,946. Sementara indeks LQ45 ditutup terkoreksi 5,310 poin (0,56 persen) ke 936.851.

IHSG Dibuka Naik 14 Poin | Lowongan kerja pt bestrpofit  bandung

Secara besar indeks saham sektoral menguat yang dipimpin oleh industri dasar naik 0,44 persen, manufaktur 0,35 persen, dan konsumer 0,35 persen. Sedangkan, sektor saham yang melemah yaitu keuangan -0,08 persen dan perkebunan yang -0,02 persen.

Saham-saham yang mencatat kenaikan tertinggi yaitu Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) sebesar 34,38 persen ke Rp172, Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU) 25 persen ke Rp490, dan Terregra Asia Energy (TGRA) 24,71 persen ke Rp424.Pembukaan perdagangan, Rabu (17/5/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 14,48 poin (+0,26%) ke level 5.661,48.Sebanyak 89 saham naik harga, 28 saham turun, dan 87 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan yang mencapaikan 326 juta saham dan frekuensi 7.475 kali meramaikan pembukaan perdagangan. Nilai transaksinya mencapai Rp240 miliar. Investor asing melakukan jual bersih sekitar Rp4,80 miliar.

lowongan kerja pt bestprofit  bandung 

Selasa, 16 Mei 2017

14,48 poin seiring oleh aksi beli selektif investor terhadap saham-saham

IHSG sesi pertama terpuruk 0,39% | demo pt bestprofit
demo pt bestprofit

"Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi incaran investor di tengah sentimen yang bervariasi," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.Ia mengatakan bahwa sebagian investor mulai melakukan aksi beli secara selektif pada awal perdagangan pagi ini di tengah pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang sedang mengalami tekanan.Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar juga sedang menanti pengumuman peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poors (S&P). Diharapkan S&P menaikan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi sehingga dapat menjaga fluktuasi IHSG.

"Situasi itu dapat membatasi investor untuk melakukan transaksi beli yang akhirnya dapat mempengaruhi laju IHSG," katanya.Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan bahwa sentimen ekternal terkait geopolitik semenanjung Korea dapat kembali menjadi hambatan bagi laju pergerakan IHSG."Geopolitik semenanjung Korea kembali meningkat, AS menambah kapal perangnya setelah Korea Utara menembakan rudal baru," katanya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu, dibuka menguat sebesar 14,48 poin seiring oleh aksi beli selektif investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar.
IHSG BEI dibuka naik 14,48 poin atau 0,26 persen menjadi 5.661,48poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 3,64 poin (0,39 persen) menjadi 945,80 poin.

Sementara itu terpantau, IHSG pada pukul 10.00 WIB IHSG bergerak berbalik arah atau melemah sebesar 33,06 poin (0,59 persen) ke posisi 5.614,32.Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 89,70 poin (0,45 persen) ke 19.829,37, indeks Hang Seng melemah 2,62 poin (0,01 persen) ke 25.333,32, dan Straits Times melemah 12,29 poin (0,38 persen) posisi 3.215,68.

Gagal Bertahan, IHSG Lengser ke 5.624 | demo pt bestprofit

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 14,482 poin (0,26%) ke level 5.661,482. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 3,641 poin (0,39%) ke level 945,802.Mengawali perdagangan, Rabu (17/5/2017), IHSG dibuka bertambah 13,825 poin (0,24%) ke level 5.660,825. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 2,658 poin (0,28%) ke level 944,819.Tak bertahan lama, IHSG siang in bergerak melemah. IHSG turun 22,054 poin (0,39%) ke 5.624,946. Indeks LQ45 turun 5,310 (0,56%) ke 936,851.

Sebanyak 8 sektor saham mengalami pelemahan, menyisakan dua sektor saja yang masih bisa bertahan menguat. Pelemahan dipimpin sektor pertambangan yang turun 1,41%.Sebanyak 132 saham menguat, 163 melemah dan 100 saham stagnan. Hingga siang ini, telah terjadi 161.792 kali transaksi sebanyak 4,3 miliar lembar saham senilai Rp 3,5 triliun.IHSG tak melemah sendirian. Bursa-bursa Asia kompak melemah siang hari ini. Memanasnya situasi geopolitik dunia mejadi sentimen negatif.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak naik tipis pagi ini. Namun berbalik melemah pada perdagangan siang ini. Tak seperti biasanya yang didominasi aksi beli investor asing, siang ini perdagangan IHSG cenderung landai.Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.310 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.296.

IHSG Rabu dibuka menguat 14,48 poin | demo pt bestprofit

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar juga sedang menanti pengumuman peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poors (S&P). Diharapkan S&P menaikan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi sehingga dapat menjaga fluktuasi IHSG."Situasi itu dapat membatasi investor untuk melakukan transaksi beli yang akhirnya dapat mempengaruhi laju IHSG," katanya.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan bahwa sentimen ekternal terkait geopolitik semenanjung Korea dapat kembali menjadi hambatan bagi laju pergerakan IHSG."Geopolitik semenanjung Korea kembali meningkat, AS menambah kapal perangnya setelah Korea Utara menembakan rudal baru," katanya.Sementara itu terpantau, IHSG pada pukul 10.00 WIB IHSG bergerak berbalik arah atau melemah sebesar 33,06 poin (0,59 persen) ke posisi 5.614,32.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu, dibuka menguat sebesar 14,48 poin seiring oleh aksi beli selektif investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar.
IHSG BEI dibuka naik 14,48 poin atau 0,26 persen menjadi 5.661,48poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 3,64 poin (0,39 persen) menjadi 945,80 poin.

"Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi incaran investor di tengah sentimen yang bervariasi," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.Ia mengatakan bahwa sebagian investor mulai melakukan aksi beli secara selektif pada awal perdagangan pagi ini di tengah pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang sedang mengalami tekanan.

demo pt bestprofit 

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Penguatan

Harga minyak dunia melanjutkan penguatannya |demo best profit
demo best profit

Namun, belum ada kesepakatan resmi soal ini dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen non OPEC lainnya."Tekanannya sekarang berada di tangan para pejabat untuk mengimplementasikan janji ini," kata James Woods, analis investasi global di Rivkin Securities.

Woods juga memprediksi bahwa pasokan minyak akan cenderung tetap berlimpah meskipun ada perpanjangan pemangkasan produksi."Seperti yang sudah kita lihat selama enam bulan terakhir, peningkatan produksi (minyak) AS dan rekor inventori telah mnbuat penguatan (harga) cenderung terbatas dan perpanjangan (pemangkasan produksi) selama sembilan bulan untuk saat ini tampaknya tidak akan memecahkan fakta itu," ujar Woods.

Harga minyak dunia melanjutkan penguatannya pada perdagangan Selasa (16/5/2017). Penguatan ini terjadi pasca-pengumuman bersama dari Arab Saudi dan Rusia terkait dilanjutkannya pemangkasan produksi minyak hingga Maret 2018 mendatang.Mengutip Reuters, acuan harga minyak Brent berada pada level 52,05 dollar AS per barrel. Angka ini naik 23 sen atau 0,44 persen dibandingkan penutupan pada perdagangan sehari sebelumnya.

Sementara itu, acuan harga minyak Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) berada pada posisi 49,10 dollar AS per barrel. Angka ini naik 25 sen atau 0,51 persen dibandingkan kemarin.
Arab Saudi dan Rusia kemarin menyatakan bahwa mereka setuju untuk memperpanjang pemangkasan produksi minyak sebesar 1,8 juta barrel per hari (bph) selama sembilan bulan hingga Maret 2018.

OPEC Perpanjang Masa 'Sunat' Produksi, Harga Minyak Naik | demo best profit

Periode yang ditawarkan kedua negara itu lebih lama dibanding opsi perpanjangan enam bulan yang direncanakan OPEC. Ini mengindikasikan bahwa pengurangan suplai minyak menjadi sulit dibanding rencana awal. Apalagi, kenaikan produksi minyak AS masih membayangi upaya yang dilakukan oleh kartel minyak tersebut.

Produksi minyak AS saat ini diperkirakan berada di posisi 9,31 juta barel per tahun untuk tahun ini. Akibatnya, kebijakan pemangkasan produksi OPEC sebesar 1,8 juta barel per hari sepanjang paruh pertama 2017 hanya bisa membawa harga minyak di bawah US$60 per barel.

Harga minyak melompat 2 persen pada perdagangan Senin (15/5) waktu Amerika Serikat setelah Arab Saudi dan Rusia menyatakan bahwa pemangkasan produksi perlu dilakukan hingga tahun 2018 mendatang. Hal ini merupakan langkah pertama di dalam kesepakatan antar anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) untuk menyokong harga minyak lebih tinggi lagi.

Dikutip dari Reuters, Menteri Energi dari kedua negara tersebut mengatakan bahwa pemangkasan produksi perlu diperpanjang selama sembilan bulan, atau sejak Juli 2017 hingga Maret 2018. Kedua menteri berharap produsen lain mau memangkas produksi dengan volume yang sama sebelumnya.

Serangan Virus Tertutup Sentimen Minyak | demo best profit

Para analis berpendapat, kesepakatan antara Arab Saudi dengan Rusia ini juga menunjukkan semakin eratnya kerja sama kedua negara produsen minyak itu. Menteri perminyakan kedua negara mengatakan akan berkonsultasi dengan negara lain mengenai kesepakatan untuk memperpanjang angka produksi saat ini baik dengan negara anggota OPEC maupun negara non OPEC."Bagi Saudi, juga bagi para eksportir lainnya, harga rendah dapat menciptakan berbagai macam tekanan. Mereka benar-benar ingin mengatasi masalah ini," kata Daniel Yergin, Vice Chairman pada HIS Markit seperti dikutip CNBC.

"Bagi Rusia, mereka menyaksikan dana kekayaan mereka terus melorot dan pendapatan dari minyak merupakan bagian besar dalam anggaran pemerintah," lanjut Yergin.Perpanjangan kesepakatan tentang produksi ini juga diumumkan beberapa hari sebelum Presiden Donald Trump berkunjung ke Arab Saudi, merupakan lawatan pertamanya ke luar negeri, termasuk ke Israel dan Roma.

Arab Saudi perlu harga minyak yang tinggi untuk membantu mereka merealisasikan Vision 2030, rencana besar untuk mendiversifikasi perekonomiannya agar tidak hanya bergantung saja dari minyak. Salah satu hal penting dari rencana itu adalah penjualan saham perdana perusahaan minyak negara Aramco. Para analis memperkirakan, rencana itu akan semakin baik jika dilakukan dengan harga minyak tinggi.Bagi Rusia, jelas harga minyak tinggi akan membantu perekonomiannya. Tahun ini merupakan tahun pertama Rusia terlepas dari resesi.

Kenaikan harga minyak dan janji produser minyak Arab Saudi dan Rusia untuk memperpanjang pemangkasan produksi hingga 2018 menjadi faktor penting pergerakan di pasar saham. Saham terkait komoditas pun menguat. Saham-saham terkait dengan keamanan siber juga menguat. Peretas berhasil mengunci ratusan ribu komputer di 150 negara sepanjang akhir pekan lalu.Para menteri energi dari kedua negara penghasil minyak itu mengatakan, pemangkasan produksi yang akan berakhir pada bulan depan, akan dilanjutkan hingga Maret, lebih panjang dibandingkan dengan rencana dalam kesepakatan yang hanya memberikan perpanjangan selama 6 bulan.

Menteri Energi Rusia Alexander Novakk dan Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengumumkan hal tersebut di sela-sela pertemuan G20 di Beijing Senin (15/5) kemarin."Keputusan ini lebih berani dibandingkan dengan OPEC," kata Michael O’Rourke Chief Market Strategist pada Jones Trading di Greenwich, Connecticut seperti dikutip Reuters.OPEC akan bertemu di Wina pada 25 Mei mendatang untuk mempertimbangkan mengenai rencana perpanjangan tersebut. Minyak mentah AS naik 1,96% menjadi 48,78 dolar AS per barrel. Sementara minyak mentah jenis Brent naik 1,8% menjadi 51,76 dolar AS per barel.

demo best profit

Mulai Hari Ini, Berharaplah Rezeki dari Minyak Terus Menetes

Kondisi Pumping Unit, Duri Field, PT Chevron Pacific Indonesia | demo bestprofit
demo bestprofit

Ambil contoh Arab Saudi. Masih belum lekang di benak rakyat Indonesia tentang lawatan Raja Salman bin Abdulaziz, orang nomor satu di negeri minyak tersebut pada 1 Maret tahun ini.
Setidaknya, sebagaimana Kompas.com menulis pada 1 Maret 2017, Raja Salman beserta sekitar 1.500 orang rombongannya membawa kepentingan ekonomi saat melawat ke Indonesia. Apalagi topik besarnya selain soal harga minyak yang terjun bebas?

Seperlima cadangan minyak dunia ada di Arab Saudi. Saat harga minyak dunia bertengger di puncak, patut dibayangkan, betapa uang mengalir masuk ke pundi-pundi negara itu.Persoalan muncul tatkala harga minyak turun. Laman Bloomberg misalnya mencatat bahwa Arab Saudi memperkirakan anggaran negaranya akan defisit 7,7 persen pada 2017, bernilai sekitar 198 miliar riyal. Sebelumnya, pada 2016, negara ini membukukan defisit anggaran sebesar 11,5 persen, senilai 297 miliar riyal.

Arab Saudi pun memperkirakan beragam skenario menyikapi efek anjloknya harga minyak masih akan berkembang hingga 2020. Meski sudah tak lagi menjadi 90 persen pendapatan, minyak lagi-lagi masih jadi harapan utama perekonomian Arab Saudi."PHK tenaga kerja  proyek minyak Blok Cepu tersebut bisa memunculkan kerawanan sosial," tuturnya.Sejak dua tahun silam, seturut catatan Kompas.com, harga minyak dunia, cenderung terjerembap. Pernah menyentuh angka di kisaran 100 dollar AS per barrel, harga "emas hitam" tergelincir di posisi 40 dollar AS.

Masih menurut warta Kompas.com, Sabtu (6/5/2017) lalu, harga minyak dunia tertatih menguat. Namun, paling banter, kenaikan tersebut cuma kurang dari satu digit.Harga acuan minyak Brent menguat ke level 49,60 dollar AS per barrel. Harga ini naik 26 sen atau 0,5 persen dibandingkan level pada penutupan.

Air muka Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Yoyok Subagyono tampak serius saat menerangkan ihwal pengamanan objek vital di wilayah kerja Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).
Awak media mafhum, kala itu, sebagaimana warta laman antaranews.com, kewaspadaan aparat keamanan meningkat manakala muncul kabar-kabar soal pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor minyak pada Blok Cepu.

Harga minyak turun akibat aksi ambil untung | demo bestprofit


Sementara itu, Menteri Perminyakan Kuwait Essam al-Marzouq mengatakan pada Selasa (16/5) bahwa dia mendukung pemangkasan pasokan sampai akhir Maret 2018, menggemakan saran dari produsen utama Arab Saudi dan Rusia pada Senin (15/5), menurut laporan media.Para investor juga terus memantau data stok minyak mentah AS, yang dijadwalkan akan rilis oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu waktu setempat.Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, turun 0,19 dolar AS menjadi menetap di 48,66 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak dunia ditutup lebih rendah pada Selasa (Rabu WIB), mengakhiri kenaikan empat hari beruntun, karena para pedagang mengambil keuntungan setelah menguat tajam baru-baru ini.
Pada Senin (15/5), harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut, dengan minyak AS dan minyak mentah Brent melonjak lebih dari enam persen dalam empat sesi terakhir, setelah Arab Saudi dan Rusia mengatakan kesepakatan pemotongan minyak mentah perlu diperluas hingga 2018.

Menteri energi Arab Saudi dan Rusia mengatakan bahwa pemotongan produksi minyak mentah yang dipimpin OPEC akan diperpanjang dari pertengahan tahun ini sampai Maret 2018.Mereka mengatakan bahwa pemotongan pasokan harus diperpanjang selama sembilan bulan, sampai Maret 2018, yang lebih lama dari perpanjangan opsional enam bulan yang ditentukan dalam kesepakatan tersebut, menurut Reuters.Para menteri juga mengatakan bahwa mereka berharap produsen-produsen lainnya akan mengikuti pemotongan pasokan.

Begini Penjelasan Kenapa Harga Minyak Dunia Terus Melejit | demo bestprofit

Goldman Sachs mengatakan, pasokan tetap banyak karena ada anggota OPEC yang tidak diwajibkan mengurangi pasokan, seperti Libya dan Nigeria. Mereka memprediksi rally kenaikan harga minyak untuk kuartal ketiga 2017 bisa mencapai US$ 57 per barel.Analis investasi Rivkin Securities, James Woods, mengatakan, kendati OPEC mengurangi pasokan, stok minyak dunia akan tetap banyak. "Seperti yang telah kita lihat selama enam bulan terakhir, persediaan dan produksi AS tetap meningkat, dan pada tahap ini agak sulit menghentikannya.

" Produksi minyak AS memang terus menanjak hingga lebih dari 10 persen sejak pertengahan 2016 dengan volume 9,3 juta barel per hari.Analisis serupa juga diungkapkan Badan Energi Internasional (IEA). Lembaga ini memprediksi, kendati sejumlah negara anggota OPEC mengurangi pasokan hingga 1,8 juta barel per hari, permintaan minyak global masih lebih rendah, yakni di level 1,3 juta barel per hari. Rendahnya permintaan ini disebabkan penurunan permintaan di negara-negara konsumen minyak terbanyak seperti Amerika Serikat, Jerman, dan Turki.

Berdasarkan data IEA, permintaan minyak Amerika Serikat pada Februari lalu menunjukkan penurunan cukup besar dibanding pada empat tahun terakhir ke level 495 ribu bph. India juga diperkirakan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak menjadi hanya 200 ribu bph. IEA memprediksi negara yang konsumsi minyaknya masih tinggi adalah Cina yang bertahan di level 425 ribu bph. 

Harga minyak dunia jenis Brent kembali naik 30 sen menjadi US$ 52,12 per barel pada Selasa waktu London. Kenaikan ini terjadi setelah produsen minyak seperti Arab Saudi, Rusia, dan Kuwait sepakat untuk mengurangi pasokan demi menahan berlebihnya pasokan secara global. Rencananya, pengurangan pasokan akan dilakukan hingga Maret 2018.Berdasarkan laporan Reuters, Selasa, 16 Mei 2017, kenaikan harga juga terjadi pada minyak mentah produksi Amerika Serikat yang mencapai 25 sen atau menjadi US$ 49,10 per barel. Kedua jenis minyak yang jadi patokan harga minyak dunia tersebut telah naik lebih dari US$ 5 per barel setelah bertengger di posisi paling rendah dalam lima bulan terakhir.

Arab Saudi dan Rusia menyetujui perpanjangan pemotongan pasokan minyak mentah 1,8 juta barel per hari (bph) selama sembilan bulan, sampai akhir Maret 2018. Menteri perminyakan Kuwait, Essam al-Marzouq, juga mendukung rencana yang diinisiasi kedua negara tersebut. Negara-negara anggota Organisasi Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) lainnya juga diperkirakan akan mendukung langkah tersebut. Keputusan ini akan diumumkan pada pertemuan OPEC di Wina, Austria, 25 Mei mendatang.Analis Goldman Sachs mengatakan, kesepakatan tersebut mungkin akan memperpanjang rebound harga minyak. "Meskipun kenaikan harga kali ini masih lebih rendah dibandingkan dengan dampak pemotongan stok OPEC yang dilakukan tahun lalu."

Korut Disebut Terkait dengan Serangan Cyber Ransomware

Korut diduga mempunyai kaitan dengan serangan cyber | PT Bestprofit Futures Bergerak Dibidang
PT Bestprofit Futures Bergerak Dibidang

Penelitian ini akan diikuti oleh badan penegakan hukum di seluruh dunia, termasuk Washington. Penasihat keamanan negara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan negara asing dan penjahat cyber adalah kemungkinan penyebab serangan ini terjadi.Kedua perusahaan keamanan tersebut mengatakan bahwa mereka perlu mempelajari kode ini lebih banyak dan meminta pihak lain untuk membantu analisis tersebut. Para hacker telah menggunakan kembali kode dari operasi lain bahkan, sehingga kode yang sudah disalin tidak bisa dijadikan bukti.

Pejabat keamanan AS dan Eropa dengan syarat anonim mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan siapa yang mungkin berada di balik serangan tersebut. Namun mereka tidak mengesampingkan Korut sebagai tersangka.FireEye Inc (FEYE.O), perusahaan keamanan cyber besar lainnya, mengatakan bahwa pihaknya juga menyelidiki kemungkinan adanya hubungan ini.
"Kesamaan yang kami lihat antara malware terkait dengan grup tersebut dan WannaCry tidak cukup unik untuk menjadi sangat sugestif dari operator umum," kata peneliti FireEye John Miller.Peretas Lazarus, yang bertindak untuk Korut yang miskin, lebih berani mengejar keuntungan finansial daripada yang lain. Kelompok ini disalahkan atas pencurian USD81 juta dari bank sentral Bangladesh, menurut beberapa perusahaan keamanan cyber.

Peneliti keamanan cyber menemukan bukti teknis yang mereka katakan dapat menghubungkan Korea Utara (Korut) dengan serangan cyber Ransomware Wannacry. Serangan global ini telah menginfeksi lebih dari 300 ribu komputer di 150 negara sejak Jumat lalu.Symantec (SYMC.O) dan Kaspersky Lab mengatakan beberapa kode dalam versi sebelumnya dari perangkat lunak WannaCry juga muncul dalam program yang digunakan oleh Lazarus Group. Grup ini oleh para peneliti dari banyak perusahaan telah diidentifikasi sebagai operasi hacking Korut.

"Ini adalah petunjuk terbaik yang telah kita ketahui sampai pada asal-usul WannaCry," kata periset Lab Kaspersky Kurt Baumgartner seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/5/2017).Kedua perusahaan mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apakah Korut terlibat dalam serangan tersebut, berdasarkan bukti yang dipublikasikan di Twitter oleh peneliti keamanan Google Neel Mehta. Serangan yang melambat pada hari Senin, termasuk kampanye pemerasan tercepat yang tercatat.

Korea Utara Disebut Berada di Belakang Serangan Malware | PT Bestprofit Futures Bergerak Dibidang

Kedua perusahaan keamanan tersebut mengatakan bahwa mereka perlu mempelajari kode ini lebih dalam dan meminta pihak lain untuk membantu analisis tersebut. Hacker melakukan penggunaan kembali kode yang dianggap terlalu jauh untuk dijadikan sebuah bukti.Pejabat keamanan A.S. dan Eropa mengatakan kepada Reuters bahwa terlalu dini untuk mengatakan siapa yang mungkin berada di balik serangan tersebut, namun mereka tidak menempis keterlibatan Korea Utara.

Serangan siber ransomware WannaCry telah menginfeksi lebih dari 300.000 komputer di 150 negara sejak Jumat lalu. Sejumlah instansi baik pemerintah dan swasta bahkan melarang para karyawan untuk membuka tautan atau lampiran yang ada di dalam e-mail.Peneliti keamanan siber telah menemukan bukti teknis terkait serangan siber "ransomware" WannaCry.

Lab Symantec dan Kaspersky mengatakan pada hari Senin, beberapa kode dalam versi sebelumnya dari perangkat lunak WannaCry juga muncul dalam program yang digunakan oleh Grup Lazarus. Para periset dari banyak perusahaan telah mengidentifikasi serangan itu sebagai operasi hacking Korea Utara."Ini adalah petunjuk terbaik yang telah kita ketahui sampai pada asal-usul WannaCry," kata periset Lab Kaspersky Kurt Baumgartner kepada Reuters.

Berdasarkan bukti yang dipublikasikan di Twitter oleh peneliti keamanan Google Neel Mehta, kedua perusahaan dinggap terlalu dini untuk mengatakan apakah Korea Utara terlibat dalam serangan tersebut.Temuan ini akan ditindaklanjuti oleh badan penegakan hukum di seluruh dunia, termasuk Washington. Penasihat keamanan Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa kedua negara asing dan penjahat siber adalah penyebabnya.

Serangan Ransomware WannaCry Diduga dari Korut | PT Bestprofit Futures Bergerak Dibidang

"Kami percaya bahwa peneliti lain di seluruh dunia menyelidiki kesamaan ini dan berusaha menemukan lebih banyak fakta tentang asal WannaCry," kata Lab Kaspersky dalam sebuah posting-an blog. "Tingkat kecanggihan ini adalah sesuatu yang umumnya tidak ditemukan di dunia cybercriminal. Ini adalah sesuatu yang membutuhkan organisasi dan kontrol yang ketat di semua tahap operasi. Itu sebabnya kami berpikir bahwa Lazarus bukan sekadar aktor ancaman lanjutan lainnya," imbuh Kaspersky.

Ransomware WannaCry sendiri diambil dari cache yang dicuri kelompok hacker Shadow Brokers dari NSA pada bulan Agustus 2016. NSA dan agen pemerintah lainnya di seluruh dunia membuat dan mengumpulkan kerentanan pada perangkat lunak populer seperti Windows.Pada Jumat, 12 Mei 2017, terjadi serangan masif yang menyerang sekira 200.000 komputer di 150 negara. Pelaku menyerang ratusan ribu komputer dengan menggunakan ransomware bernama WannaCryptor atau lebih dikenal sebagai WannaCry.

 Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun dua perusahaan keamanan siber menemukan bukti yang menghubungkan ransomware WannaCry ke kelompok siber Lazarus Group asal Korea Utara.Dikutip dari The Guardian, Selasa (16/5/2017), Kaspersky dan Symantech mengatakan bahwa rincian teknis dalam versi awal kode WannaCry serupa dengan kode yang digunakan pada backdoor tahun 2015.

Backdoor atau jalan masuk itu diciptakan oleh peretas asal Korut tersebut. Saat itu, backdoor tersebut terlibat dalam serangan Sony Pictures pada 2014, dan membobol sebuah bank di Bangladesh pada 2016 kemarin. Kelompok Lazarus juga meminta tebusan berupa mata uang Bitcoin dalam menjalankan aksinya.

Kesamaan ini pertama kali ditemukan oleh peneliti keamanan Google Neal Mehta dan dipublikasikan oleh peneliti lainnya termasuk Matthieu Suiche dari Comaer Technologies. Meski kode yang ditemukan tersebut kerap digunakan untuk mengecoh, namun menurut pihak Kaspersky kode tersebut tak lagi ditemukan pada serangan terbaru. Artinya, setelah diketahui sumbernya, peretas menghapus kode tersebut agar tak dikenali. 

Bukti Teknis Serangan WannaCry Mengarah ke Korea Utara

 Peneliti keamanan siber menemukan bukti teknis | PT Bestprofit
PT Bestprofit

Kendati demikian, kedua perusahaan mengatakan terlalu dini untuk menyebutkan apakah Korea Utara terlibat dalam serangan tersebut. Serangan cyber yang telah melambat sejak kemarin, merupakan salah satu pemerasan tercepat yang tercatat.Kedua perusahaan keamanan tersebut juga mengatakan bahwa mereka perlu mempelajari lebih banyak kode dan meminta pihak lain untuk membantu analisis tersebut.

Pejabat keamanan Amerika Serikat dan Eropa juga mengatakan terlalu dini untuk mengatakan siapa yang mungkin berada di balik serangan tersebut. Namun mereka tidak mengesampingkan kemungkinan Korea Utara sebagai tersangka.FireEye Inc, perusahaan keamanan cyber besar lainnya mengatakan bahwa pihaknya juga menyelidiki kemungkinan adanya hubungan tersebut.

Peneliti keamanan siber menemukan bukti teknis yang mengarah atas keterlibatan Korea Utara dengan serangan cyber WannaCry yang telah menginfeksi lebih dari 300 ribu komputer di 150 negara sejak pekan lalu.Symantec (SYMC.O) dan Kaspersky Lab mengungkapkan, beberapa kode dalam versi sebelumnya dari perangkat lunak WannaCry juga muncul dalam program yang digunakan oleh Lazarus Group.

Para peneliti dari banyak perusahaan mengidentifikasi bahwa Lazarus Group merupakan operasi peretasan yang berasal dari Korea Utara. "Ini adalah petunjuk terbaik yang kita dapatkan terkait asal-usul WannaCry," kata periset Kaspersky Lab, Kurt Baumgartner, seperti dilansir Reuters, Selasa, 16 Mei 2017.Lazarus Group asal Korea Utara, memang diketahui kerap mengejar keuntungan finansial dengan cara meretas dan menjadi tersangka dalam kasus pencurian uang sebesar USD81 juta dari bank sentral Bangladesh.

Pelaku Serangan Ransomware Wannacry Diduga Terkait Korea Utara | PT Bestprofit

"Ini merupakan isyarat terkuat yang kami lihat sejauah ini terkait asal-muasal WannaCry," ujar peneliti Kaspersky Lab, Kurt Baumgartner sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (16/5/2017).
Kendati demikian, kedua perushaan itu menyatakan bahwa terlalu dini untuk berspekulasi apakah Korea Utara terlibat dalam serangan itu. Analisis itu berdasarkan bukti yang dipublikasikan lewat Twitter oleh peneliti keamanan Google, Neel Mehta.

Serangan siber yang mulai melemah sejak kemarin, termasuk di antara serangan tercepat berdasarkan catatan yang ada.Penelitian itu akan diikuti secara seksama oleh sejumlah lembaga penegak hukum di seluruh dunia termasuk Washington. Penasihat Keamanan Dalam Negeri Presiden Donald Trump menyatakan baik negara luar maupaun penjahat siber sangat mungkin sebagai pelaku kejahatan itu.

Para peneliti kejahatan siber menemukan bukti teknis bahwa serangan “ransomware” WannaCry yang menyerang lebih dari 300.000 komputer di 150 negara sejak Jumat ((12/5/2017) terkait dengan perusahaan Korea Utara.Perusahaan keamanan siber Symantec (SYMC.O) dan Kaspersky Lab menyatakan, bahwa sejumlah kode pada versi awal piranti lunak WannaCry muncul dalam program yang digunakan Lazarus Group, yang disebut para peneliti sebagai perusahaan peretas milik Korea Utara.

Korea Utara Dibalik Virus Komputer WannaCry | PT Bestprofit 

Penelitian terkait virus WannaCry dikawal ketat oleh sejumlah agensi penegak hukum di seluruh dunia. Tidak terkecuali Washington, dimana Penasihat Keamanan dari Presiden Donald Trump mengatakan bahwa negara asing dan penjahat siber adalah penyebab yang mungkin terjadi.
Reuters melaporkan, Symantec (SYMC.O) and Kaspersky Lab masih membutuhkan waktu untuk mempelajari kode lebih lanjut. Mereka juga meminta bantuan sejumlah analis.

Sementara itu pihak keamanan Eropa dan juga Amerika Serikat mengatakan, dengan kondisi seperti sekarang masih terlalu dini untuk memperkirakan siapa yang ada di balik serangan siber WannaCry. Namun mereka tidak menutup kemungkinan jika Korea Utara sebagai tersangka.FireEye Inc (FEYE.O), sebuah perusahaan keamanan siber besar lainnya, mengatakan bahwa saat ini mereka juga tengah melakukan investigasi terkait kemungkinan keterlibatan tersebut."Persamaan yang kami lihat antara malware terkait dengan grup tersebut dam WannaCry, masih belum cukup kuat untuk melakukan sugesti terhadap operator tertentu," ujar peneliti FireEye, John Miller.

Peneliti Keamanan Siber menemukan bukti teknis yang mengarah pada keterlibatan Korea Utara pada serangan siber global malware ransomware wannacrypt atau dikenal dengan WannaCry. Serangan Virus WannaCry telah menginfeksi 300.000 komputer di 150 negara sejak Jumat pekan lalu.Seperti dilaporkan Reuters, Symantec (SYMC.O) and Kaspersky Lab pada Senin, 15 Mei 2017 waktu setempat menyatakan sejumlah kode pada versi awal software WannaCry juga muncul pada program yang digunakan oleh Lazarus Group. Mereka diidentifikasi oleh peneliti dari berbagai perusahaan sebagai operasi peretas milik Korea Utara.

"Ini adalah pentunjuk terbaik yang kami temukan dari WannaCry," ujar salah seorang peneliti Kaspersky Lab, Kurt Baumgartner kepada Reuters.Baik Symantec (SYMC.O) and Kaspersky Lab mengatakan, masih terlalu dini untuk memastikan bahwa Korea Utara terlibat dalam serangan siber virus WannaCry. Berdasarkan bukti yang diumumkan melalui Twitter oleh peneliti kemanan Google, Neel Mehta, serangan siber yang terjadi adalah serangan dengan pemerasan yang menyebar tercepat dalam sejarah.

PT Bestprofit 

Saudi-Rusia Sepakati Pemangkasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Minyak mentah Brent melonjak ke angka 52,52 dolar | Best profit

Best profit

Kedua negara memproduksi 20 juta barel minyak mentah per hari – sekitar duapuluh persen dari konsumsi global- dan negara produsen minyak lainnya diharapkan mengikuti langkah itu.Kesepakatan untuk memangkas produksi tercapai pada September tahun lalu, tetapi kesepakatan tersebut akan berakhir segera pada tahun ini. Selanjutnya Kelanjutan kebijakan di antara kedua negara akan tetap dilanjutkan hingga tahun 2018.

Di bawah kesepakatan tersebut, negara-negara Opec memangkas produksi 1,2 juta barel per hari, sementara produsen non-opec yang dipimpin oleh Rusia sepakat memangkas produksi 600,000 barel per hari.Awal bulan ini, harga minyak mencapai angka yang tinggi, tetapi mengalami guncangan akibat kekhawatiran bahwa produsen mungkin tidak menghendaki untuk membatasi produksinya.
AS juga menolak untuk memangkas produksi dan output mereka telah meningkat sekitar 10 persen sejak tahun lalu.Pada tahun-tahun belakangan ini, Arab Saudi sedang dalam persaingan dengan AS dalam hal penurunan harga minyak. Hal tersebut ke depannya akan bisa menggoncangkan harga minyak di pasaran dunia.

Minyak mentah Brent melonjak ke angka 52,52 dolar setelah pertemuan di China antara dua negara. Harga minyak dunia juga dilaporkan telah meningkat lebih dari 3 persen setelah Arab Saudi dan Rusia menyatakan kesepakatan untuk memangkas produksi mesti dilanjutkan hingga Maret tahun depan.  Organisasi minyak dunia, yang didominasi oleh Arab Saudi, dan negara produsen minyak non-opec yang dipimpin oleh Rusia telah berupaya menggunakan pemotongan produksi untuk menaikkan harga.Akan tetapi, AS sendiri tidak terlibat dan produksinya yang tinggi bisa jadi akan mengganggu upaya tersebut.

Seperti dilansir BBC pada Senin (15/05/2017), setelah pertemuan di Beijing, Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih dan pejabat setingkat di Rusia Alexander Novak menyatakan: “ kedua menteri telah bersepakat untuk melakukan apapun untuk mencapai tujuan yang diinginkan untuk menstabilkan pasar (minyak) dan mengurangi persediaan minyak.”Falih juga menambahkan:” kami telah mencapai kesimpulan bahwa kesepakan mesti dilanjutkan.”

OPEC Pangkas Produksi Hingga Maret 2018, Harga Minyak Melonjak | Best profit

OPEC yang dipimpin Arab Saudi dan beberapa negara produsen minyak utama non-OPEC yang dipimpin Rusia pada akhir tahun lalu sepakat memangkas produksi minyak sebesar 1,8 juta barrel per hari (bph).Pemangkasan ini dilakukan selama paruh pertama tahun 2017. Namun demikian, harga minyak mentah tidak banyak bergerak ke atas 50 dollar AS per barrel pada bulan-bulan awal 2017. Pasalnya, pasar masih dipasok minyak dalam jumlah yang cukup.

Rusia adalah produsen minyak terbesar di dunia, namun Arab Saudi adalah eksportir terbesar. Kedua negara tersebut mengendalikan produksi harian minyak dunia sebesar 20 juta bph, setara seperlima konsumsi harian global.Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Senin (15/5/2017).Penguatan ini setelah menteri energi Arab Saudi dan Rusia dalam pernyataan bersama mengatakan pemangkasan produksi minyak oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dapat diperpanjang mulai pertengahan tahun ini hingga Maret 2018.Mengutip Reuters, acuan harga minyak Brent berada pada posisi 51,63 dollar AS per barrel. Angka ini menguat 79 sen atau 1,6 persen dari posisi pada penutupan sebelumnya.

Sementara itu, acuan harga minyak Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) berada pada posisi 48,61 dollar AS per barrel. Angka ini menguat 77 sen atau 1,6 persen.Menteri energi Arab Saudi Khalid Al-Falih dan menteri energi Rusia Alexander Novak bertemu di Beijing hari ini. Keduanya menyatakan pemangkasan produksi minyak mentah akan diperpanjang mulai pertengahan tahun ini hingga Maret 2018 mendatang.

Sentimen Arab dan Rusia, minyak Brent ke US$ 52 | Best profit

"Ada sinyal terjadinya penurunan cadangan, namun tidak seperti yang kami inginkan. Kami sudah menyetujui kesepakatan ini perlu diperpanjang," jelas Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih.
Informasi tambahan saja, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), Rusia dan produsen minyak lain sudah menyepakati pemangkasan produksi sebesar 1,8 juta barel per hari pada paruh pertama 2017, dengan kemungkinan perpanjangan selama enam bulan.

OPEC dan negara non OPEC akan menggelar pertemuan pada 25 Mei mendatang di Vienna. OPEC juga mengundang dua negara produsen minyak kecil yang belum terlibat dalam kesepakatan pemangkasan produksi untuk hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka adalah Mesir dan Turkemenistan.Harga minyak dunia hari ini (15/5) melonjak hingga 2% ke level US$ 52 per barel. Berdasarkan data Reuters, pada pukul 08.47 waktu London, harga mintak Brent naik US$ 1,2 menjadi US$ 52,04 per barel. Dan harga rata-rata harian minyak Brent adalah US$ 52,26 per barel, yang merupakan level tertinggi sejak 26 April lalu.Sementara itu, harga minyak WTI naik US$ 1,18 menjadi US$ 49,02 per barel.

Kondisi ini terjadi setelah eksportir utama Arab Saudi dan Rusia mengatakan pemangkasan suplai minyak diperlukan hingga 2018 mendatang.Seperti yang dikutip Reuters, menteri energi kedua negara pada Senin ini menjelaskan pemangkasan suplai minyak dapat diperpanjang hingga sembilan bulan, yakni sampai Maret 2018. Hal itu lebih lama dari opsi perpanjangan sebelumnya yaitu selama enam bulan.Sebelumnya, harga minyak sudah mendapat sokongan dari kesepakatan pemangkasan suplai. Sayang, cadangan minyak AS yang masih tinggi dan peningkatan produksi minyak oleh negara lain seperti AS, menahan harga minyak di bawah US$ 60.

Best Profit